Bahagianya Jika Menjadi Penyejuk Hati Orang Lain

Catatan seorang pembelajar Linux

Instal ubuntu remix on Axioo Pico Oktober 29, 2009

Diarsipkan di bawah: Linux — miskandar @ 11:54 am

Bismillah

Ada temen yang konsultasi ke saya berkaitan dengan netbook pico axioo kesayangannya setiap kali dinyalakan dan login akan muncul BSOD atau nama kerennya Blue Screen Of Death he..he..he…., kemungkinan  besar memang ulah virus …sehingga restore point yang telah diset hilang begitu saja……bisa jadi emang sudah nggak mau lagi temenan ma tuh laptop ;p (lagi…)

 

Here we go ane datang …. Desember 22, 2008

Diarsipkan di bawah: Linux — miskandar @ 5:31 am

Bismillah

Setelah lama absen didunia maya, akhirnya saya memiliki kesempatan kembali untuk ikut aktif meramaikan dunia TI. Khusus ngBlog he…he….he…..

oya saat ini di laptop saya sudah terinstall Ubuntu versi 8.10, meskipun dengan berat hati naikin versinya karena masih terasa nyaman di 8.4, tapi cukup terbayarlah setelah clingak clinguk bongkar sana sini. Di tahun 2009 berencana pengen cari theme yang lain….mau nyoba jauh2 dari tampilan mac dan vista…tapi bingung juga mau make theme apa….ntar lah diliat2 aja ….kemaren waktu di 8.4 sempat nyoba2 theme japan eh lagi seneng2 mamerin themenya ternyata dah ada duplikatnya gdubrak!!! …..jadi nggak seru …terpaksa balik ke mac lagi……

mudah2an nanti ada theme yang cucok dengan selera ane….lagian kalau bisa tampil beda kenapa nggak ya…kan!!!

ok deh ini saja sekelumit informasi awal menyambut hari baru….

alhamdulillah

 

menambah fonts windows ke linux Juli 11, 2007

Diarsipkan di bawah: solusi — miskandar @ 7:29 am

Ada 1 hal kecil yang terkadang menjadi gangguan yang sangat tidak menyenangkan ketika kita mencoba untuk membuka file *.doc pada aplikasi open office di linux ataupun abiword atau aplikasi office yang ada di linux, yaitu adanya perbedaan jenis fonts di windows yang tidak di temukan pada sistem linux, selain adanya perubahan pada halaman maupun lay out juga kita diharuskan mengedit di sana sini sehingga membuat waktu kita menjadi tidak efisien.

 

dengan berpedoman pada prinsip ATM (Amati-Terapkan dan Modifikasi) akan kita lakukan pada file *.TTF (True Type Fonts) pada windows ke sistem linux kita :D .

  1. Copy lah seluruh file *.TTF yang ada di windows (biasanya letak filenya berada di \windows\fonts (xp) atau \winnt\fonts (w2k) ke flashdisk anda dan simpan dalam sebuah folder mis: \fontsw
  2. jalankan aplikasi idola anda ;p yaitu terminal (saya menggunakan distro ubuntu 6.06 dengan tampilan xfce untuk distro yang lain sesuaikan saja ya insya allah berhasil kok). login sebagai root

# su -

password : *****

masukan password root anda (jika masih kesulitan masuk ke root mungkin anda bisa merubah password root anda terlebih dahulu dgn mengetikan perintah berikut

# sudo passwd root

masukan password root yang baru:*****

sekali lagi : *****

————

ingat….pastikan anda telah login sebagai root agar tidak perlu repot2 lagi menambah kata2 sudo (super user do) :)

buat sebuah folder di folder /usr/share/fonts/ttf

$ mkdir -p /usr/share/fonts/ttf

$ cp /media/mmip/fontsw/*.ttf /usr/share/fonts/ttf

$ chmod 644 /usr/share/fonts/ttf/*.ttf

  1. tambahkan letak path direktory /usr/share/fonts/ttf/ pada file /etc/X11/xorg.conf

section “Files”

           FontPath “/usr/share/fonts/ttf/”

—————-

save filenya lalu log of sistem linux….masukan user name dan password anda….lalu…tada……semua file fonts tersebut telah ada di sistem kita waakakkakakakakka….open source deh he..he.he.he..

 

source :infolinux edisi ekonomis (06/2007) kolom solusi hal 48

 

 

cayo linuxer…^_^

 

Distro Ubuntu for muslim Maret 8, 2007

Diarsipkan di bawah: Linux — miskandar @ 12:19 am

Hmmm….akhirnya ada juga yang membuat distro khusus untuk muslim…berbasis Edgy lagi…^_^  wah senangnya, di dominasi dengan warna khas Hijau…..berikut aplikasi yang ada di dalamnya :

Customization:

  • Splash screen
  • GDM login + splash
  • wallpaper + theme
  • Firefox bookmarks

Software:

  • Plugins: Java 5, codecs (Bad,Ugly), Flash 9
  • VLC, MPlayer, Ogle
  • Minbar (prayer times)
  • Zekr (Quran study tool)

untuk lebih jelasnya bisa ke situsnya langsung di http:/ubuntume.com/

 

Mereset Ubuntu menjadi default kembali tanpa harus menginstall ulang Februari 24, 2007

Diarsipkan di bawah: Linux — miskandar @ 2:09 am

Beberapa waktu yang lalu ada temen2 ik2 yang bertanya ke pak budi; “bagaimana mengembalikan sistem instalasi linux seperti ketika pertama kali instalasi? jika secara tidak sengaja kita menghapus file2 sistem dan menyebabkan gnome kita tidak dapat berjalan (crash) ” tentunya akan merepotkan jika harus install ulang dari awal lagi kan.

dari hasil browsing saya mendapatkan artikel tentang hal ini semoga bisa membantu ya, silahkan klik link berikut untuk jelasnya (bhs inggris):

http://linuxfud.wordpress.com/2007/02/14/how-to-reset-ubuntugnome-settings-to-defaults-without-re-installing/

yang pada intinya adalah; akses linux kita dengan mode TUI (Text User Interface) tekan Ctrl+ Alt+F1, login dgn acount kita, lalu ketikan command berikut di menu console kita,

rm -rf .gnome .gnome2 .gconf .gconfd .metacity

setelah mengetikan command tsb kembali ke menu GUI (Graphical User Interface) dengan menekan Ctrl+Alt+F7 login dan tada…..semuanya telah kembali normal

met mencoba ya….

(*)>…………..

 

menambah Daftar Repository di Ubuntu Februari 24, 2007

Diarsipkan di bawah: Linux — miskandar @ 12:13 am

>.<” pusing kagak punya akses ngNet gratisan dengan benwich gede :( ..buat update atau nambahin aplikasi di oss…hmmmm terpaksa nebeng ma temen he..he..h.e.. atau ma mas Arip :P . berikut artikel dari blog ubuntu-id sangat bermanfaat ut buat repository di HD lokal kita . http://ubuntulinux.or.id/blog/?p=272 meskipun begitu saya juga belum mencobanya…semalam nyoba masih belum bisa :( ntar kalau dah berhasil commentnya ya he..he..h.e.

thanks to mas udienz (http://udienz.wordpress.com) atas artikelnya :

Ada kalanya kita ingin mengoleksi program2 yang telah kita download/instal kedalam komputer menjadi satu kesatuan, seingga apa bila kita berpindah ke komputer lain maka kita tidak akan kesulitan mencari/mendownload program kesayangan kita. Linux Debian memberikan solusi cerdas yang dapat membuat daftar program2 kesayangan kita, melalui tool cerdas dpkg-nya. berikut adalah caranya:

  1. download prgram2 yang kita inginkan
  2. Prgram2 yang telah kita download biasanya terletak di directory /var/cache/apt/archives
  3. copy aja semua program itu kedirektory kesayangan kita, contohnya di /home/*/ubuntu/repository/
  4. setelah itu ganti file permission dari semua file tersebut dengan menggunakan perintah :
    sudo chmod 777 /home/*/ubuntu/repository/
  5. setelah itu kita akn menyusun library dari program kesayangan kita dengan perintah :
    sudo dpkg-scanpackages repository/ /dev/null | gzip -9c > packages.gz
  6. stelah itu buat direktory dists>main>restricted>binary-i386
  7. copy file packages.gz ke /home/*/ubuntu/dists/main/restricted/binary-i386/
  8. jangan lupa file yang berektensi *.deb di letakkan di direktory /home/*/ubuntu/repository/
  9. tambahkan daftar repository kita dengan mengedit /etc/apt/source.list menggunkan perintah:
    sudo gedit /etc/apt/source.list
  10. tambahkan daftar repositorynya pada baris terakhir dengan script
    file:/home/*/ubuntu/ main restricted
  11. save dan exit
  12. ketikkan sudo apt-get update
  13. dan kita udah mempunyai list program kesayangan kita

———-

met mencoba ya semoga sukses he..he..he…